Laporan Praktikum Dasar-Dasar Pemberian Dan Kesehatan Hutan Segitiga Api Dan Pemindahan Panas
Laporan Praktikum Dasar-Dasar Perlindungan Dan Kesehatan Hutan Segitiga Api Dan Pemindahan Panas
Tujuan
- Memahami peranan oksigen dalam proses pembakaran
- Menentukan Macam-macam jenis pemindahan panas dalam proses pembakaran
Baca Juga : Laporan Praktikum Dasar-Dasar Perlindungan Dan Kesehatan Hutan Penggembalaan Dalam Hutan
Dasar Teori
Kebakaran Hutan
Di tempat tropika timbulnya kebakaran cenderung ada kaitannya dengan bentuk kehidupan rerumputan dan tumbuhan/tanaman yang ada di sekitarnya. Dari sinilah timbul interaksi antara kebakaran dengan permasalahan hama dan penyakit. Kebakaran sanggup meningkatkan atau menekan serangan hama dan penyakit. Adanya kebakaran sanggup meningkatkan serangan hama dan penyakit yang disebabkan oleh sisa-sisa batang dan ranting yang patah sesudah terbakar yang mengakibatkan luka dan hasilnya sanggup menjadikan serangan penyakit. Selain itu pasca kebakaran timbul regenerasi dengan timbulnya kuncup dan cabang-cabang (Utami dan Wahyu, 2009).
Hutan sebagai Penyedia Oksigen
Hutan menyediakan oksigen cukup banyak, lalu materi bakar sanggup berupa serasah atau dedaunan kering yang masih diranting, lalu sumber api, sanggup dari alam atau buatan manusia. Reaksi dari pembakaran hutan sanggup menunjukkan tiga macam sifat:1. Menghabiskan kayu di hutan dalam waktu singkat disamping bahan-bahan lain yang sanggup terbakar.
2. Menghasilkan enorsi yang berebentuk panas atau temperatur yang tinggi sampai akan sanggup membunuh vegetasi-vegetasi, binatang, dan mempengaruhi tanah hutan.
3. Sisi pembakaran yang dikenal sebagai bubuk akan mempengaruhi kimia pada tanah hutan.(Suratmo,1974).
Segitiga Api
Menurut Suratmo (1985) terjadinya kebakaran disebabkan bergabungnya tiga unsur yaitu sumber panas, materi bakar, dan oksigen. Teori tersebut dikenal sebagai teori segitiga api (fire triangle)”.
Konveksi
Konveksi (aliran) ialah perpindahan kalor yang disebabkan oleh perbedaan massa jenis. Cara perpindahan kalor secara konveksi (aliran) sanggup terjadi di dalam zat cair dan gas. Contoh kejadian konveksi udara secara alami yaitu: arus konveksi udara yang membantu asap bergerak naik atau cerobong asap, konveksi udara pada sistem ventilasi rumah, terjadinya angin bahari dan angin darat.(Kanginan, 2000).
Konduksi dan Radiasi
Konduksi ialah Perpindahan kalor tanpa disertai perpindahan bagian-bagian zat perantara, sementara Radiasi ialah Perpindahan kalor dalam bentuk pancaran gelombang elektromagnetik (Hirdayanti, 2004).
Daftar Pustaka
Hirdayanti, Anis. 2004. Fisika Sekolah Menengan Atas Kelas X. Mitra Karyono. RembangKanginan, Marthen. 2000. Fisika untuk SLTP 1A. Erlangga. Jakarta.
Suratmo, F G. 1974. Perlindungan Hutan. Bogor: Fakultas Kehutanan, IPB.
Suratmo, F G. 1985. Ilmu Perlindungan Hutan. Bagian Perlindungan Hutan Fakultas Kehutanan IPB. Bogor.
Utami, Sri dan Wahyu Catur Adinugroho. 2009. Hubungan Antar Faktor Pengganggu Penyebab Kerusakan Hutan. Jurnal Mitra Hutan Tanaman. Vol 4 (3), hal 99.
Sumber http://sangkualita.blogspot.com
0 Response to "Laporan Praktikum Dasar-Dasar Pemberian Dan Kesehatan Hutan Segitiga Api Dan Pemindahan Panas"
Posting Komentar