-->

iklan banner

Fungsi Lisosom - Sentirol Dan Plastida

Pengertian dan Fungsi Lisosom, Sentirol dan Plastida - sesudah sebelumnya membahas wacana organel sel yang diantaranya : membran sel,  retikulum endoplasma, nukleus, ribosom, tubuh golgi dan mitokondria. Kali ini INDO NET EDU akan membahas wacana organel sela selanjutnya yaitu lisosom, sentrol dan juga plastida yang mempunyai peranan atau fungsi yang berbeda tentunya.
Apa itu lisosom? apa itu sentirol? apa itu plastida?

Pengertian Lisosom

Lisosom yakni organel yang hanya ditemukan pada sel-sel hewan. Lisosom berbentuk kantung yang dibatasi oleh membran. Di dalam lisosom terdapat enzim yang berperan dalam dekomposisi atau penguraian sebagian besar sel. Lisosom di fungsi-kan oleh sel untuk mencerna molekul-molekul besar.
Pada makhluk hidup satu sel, mirip Amoeba, vakuola masakan bersama lisosom bersatu. Kemudian, enzim yang terdapat dalam lisosom mencerna masakan tersebut. Pada ketika sel mati, membran yang menutupi kantung lisosom akan terdegradasi sehingga enzimnya akan keluar dan menguraikan bagian-bagian sel. Oleh alasannya itu, lisosom juga sering disebut sebagai “kantung bunuh diri” (su1cide pack).

Pengertian Sentriol

Sentriol terdapat pada sel binatang dan jamur. Sel-sel flora tinggi tidak mempunyai sentriol. Sentriol yakni dua buah organel yang berperan dalam pembelahan sel. Setiap sentriol terdiri atas sembilan triplet mikrotubulus yang susunannya membentuk cincin.
 sesudah sebelumnya membahas wacana organel sel yang diantaranya  Fungsi Lisosom - Sentirol dan Plastida
Sentriol terdiri atas sembilan triplet mikrotubulus.
Mikrotubulus merupakan serabut berbentuk silindris yang berperan dalam pembelahan sel, pergerakan kromosom, dan pergerakan organel. Sentriol mulai terlihat pada tahap profase (salah satu tahap pada pembelahan sel). Sentriol bergerak ke arah kutub-kutub yang berlawanan, lalu dua anak sel akan terbentuk.

Pengertian dan Fungsi Plastida

Salah satu organel yang khas pada flora yakni plastida. Plastida merupakan organel mirip kantung yang dibatasi oleh dua lapis membran. Plastida terdapat beberapa macam, yaitu kloroplas, kromoplas, dan leukoplas. Ketiganya dibedakan menurut pigmen yang dikandungnya. Kloroplas mempunyai pigmen pigmen fotosintesis, di antaranya klorofil (zat hijau daun) dan karotenoid (zat warna kuning atau oranye). Pigmenpigmen tersebut berperan penting dalam proses fotosintesis, yaitu sebagai penangkap gelombang cahaya.
Klorofil beserta enzim-enzim yang berperan dalam reaksi terperinci (satu dari dua reaksi pada fotosintesis) berada di dalam struktur membran yang disebut grana (tunggal: granum). Granum terbentuk dari tilakoid, yang merupakan kantung-kantung pipih yang bertumpuk. Sementara itu, stroma yakni matriks cairan di bab luar sistem membran grana. Pada stroma terdapat enzim-enzim yang berperan dalam reaksi gelap pada fotosintesis

Kromoplas merupakan plastida yang mengandung pigmen warna selain hijau. Biasanya kromoplas berwarna kuning, merah, oranye, atau cokelat. Sejauh ini, belum ditemukan fungsi yang niscaya dari kromoplas, terutama pada tumbuhan tinggi. Diperkirakan, kromoplas yang banyak terdapat di bunga sanggup menarik serangga untuk mendatangi bunga dan menyerbukinya.
Sementara itu pada flora rendah, mirip alga, pigmen pada kromoplas berfungsi sebagai pigmen fotosintetik. Leukoplas merupakan plastida yang tidak mempunyai zat warna. Berbeda dengan dua tipe plastida yang lain, leukoplas tidak menyimpan pigmen, tetapi menyimpan bahan-bahan masakan cadangan. Umumnya, berupa pati (karbohidrat) atau minyak. Leukoplas banyak terdapat di bab flora yang tidak terkena cahaya, mirip akar dan umbi.

Sekian artikel wacana pengertian fungsi lisosom, pengertian sentirol dan juga fungsi plastida. agar bermanfaat dan menambah wawasan Biologi Anda.
Sumber http://indonetedu.blogspot.com

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Fungsi Lisosom - Sentirol Dan Plastida"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel