-->

iklan banner

Bunyi Dan Rumus Aturan Faraday 1 Dan 2

menyatakan korelasi antara jumlah listrik yang dipakai dengan massa zat yang dihasilkan  Bunyi dan Rumus Hukum Faraday 1 dan 2

Hukum Faraday menyatakan korelasi antara jumlah listrik yang dipakai dengan massa zat yang dihasilkan baik di katoda maupun anoda pada proses elektrolisis. Bunyi Hukum Faraday 1 "Massa zat yang terbentuk pada masing-masing elektroda sebanding dengan berpengaruh arus listrik yang mengalir pada elektrolisis tersebut" sementara Bunyi Hukum faraday 2 "Massa dari macam-macam zat yang diendapkan pada masing-masing elektroda oleh sejumlah arus listrik yang sama banyaknya akan sebanding dengan berat ekivalen masing-masing zat tersebut"

Michael Faraday yaitu seorang ilmuwan Inggris yang hebat dalam bidang kimia dan fisika dan menerima julukan "Bapak Listrik" alasannya berkat usahanya listrik menjadi teknologi yang banyak gunanya. Ia mempelajari banyak sekali bidang ilmu pengetahuan, termasuk elektromagnetis dan medan elektrokimia. Dia juga menemukan alat yang nantinya menjadi pembakar Bunsen, yang dipakai hampir di seluruh laboratorium sains sebagai sumber panas yang praktis. Beliau lahir pada tanggal 22 September 1791 dan wafat pada tanggal 25 Agustus 1867. Dia dikenal sebagai perintis dalam meneliti perihal listrik dan magnet, bahkan banyak dari para ilmuwan yang menyampaikan bahwa dia yaitu seorang peneliti terhebat sepanjang masa. Beberapa konsep yang dia turunkan secara eksklusif dari percobaan, menyerupai elektrolisis telah menjadi gagasan dalam fisika modern.

Faraday mengamati insiden elektrolisis melalui banyak sekali percobaan yang dia lakukan. Dalam pengamatannya jikalau arus listrik searah dialirkan ke dalam suatu larutan elektrolit, mengakibatkan perubahan kimia dalam larutan tersebut. Sehingga Faraday menemukan korelasi antara massa yang dibebaskan atau diendapkan dengan arus listrik. Hubungan ini dikenal dengan Hukum Faraday

Menurut Faraday: Jumlah berat (massa) zat yang dihasilkan (diendapkan) pada elektroda sebanding dengan jumlah muatan listrik (Coulumb) yang dialirkan melalui larutan elektrolit tersebut. Massa zat yang dibebaskan atau diendapkan oleh arus listrik sebanding dengan bobot ekivalen zat-zat tersebut. Dari dua pernyataan diatas, disederhanakan menjadi persamaan: 
M = e.i.t / F
Dimana: 
M = massa zat dalam gram 
e = berat ekivalen dalam gram = berat atom : valensi 
i = berpengaruh arus dalam Ampere 
t = waktu dalam detik 
F = Faraday

Faraday menyimpulkan bahwa Satu faraday yaitu jumlah listrik yang diharapkan untuk menghasilkan satu ekivalen zat pada elektroda.
Muatan 1 elektron = 1,6 x 10-19 Coulomb
1 mol elektron = 6,023 x 1023 eletron
Muatan untuk 1 mol eletron = 6,023 . 1023 x 1,6 . 10 -19 = 96.500 Coulomb = 1 faraday.

Hukum Faraday I
Bunyi aturan Faraday 1 yaitu "Massa zat yang terbentuk pada masing-masing elektroda sebanding dengan berpengaruh arus listrik yang mengalir pada elektrolisis tersebut"
m = e . i . t / 96.500
q = i . t 
Dimana:
m = massa zat yang dihasilkan (gram)
e = berat ekivalen = Ar/ Valensi = Mr/Valensi
i = berpengaruh arus listrik (amper)
t = waktu (detik)
q = muatan listrik (coulomb) 

Hukum Faraday II
Bunyi aturan Faraday 2 yaitu "Massa dari macam-macam zat yang diendapkan pada masing-masing elektroda oleh sejumlah arus listrik yang sama banyaknya akan sebanding dengan berat ekivalen masing-masing zat tersebut."
m: m2 = e1 : e2
Dimana:
m = massa zat (gram)
e = beret ekivalen = Ar/Valensi = Mr/Valensi

Sumber http://tugasku-4u.blogspot.com

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Bunyi Dan Rumus Aturan Faraday 1 Dan 2"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel