Pidato Memperingati Hari Kartini
Yang terhormat Bapak...
Yang kami hormati para Bapak Ketua RW...
Bapak-bapak Ketua RT...
Rekan-rekan cukup umur dan cowok se-wilayah...
Hadirin dan hadirat yang mulia,
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Selamat sejahtera dan berbahagia juga kami sampaikan kepada hadirin dan hadirat yang beragama selain Islam.
Pada pagi yang berbahagia ini marilah kita bersama sejenak merenung dan berdoa, supaya kita yang hingga pagi ini masih dikaruniai kebahagiaan oleh Tuhan yang Maha Kuasa, diberi kekuatan untuk bersyukur senantiasa, atas rahmat dan hidayah dari Tuhan yang Maha Kuasa. Rasa syukur itu marilah kita buktikan dengan tetap menjalankan kewajiban dan tetap menjauhi larangan Allah Tuhan Yang Maha Adil.
Selanjutnya pada pagi yang berbahagia ini, hendaknya kita juga brsyukur atas kesempatan yang telah diberikan oleh Allah Tuhan yang Maha Kasih, yang dengan rahmat-Nya pula kita sanggup bahu-membahu mengadakan upacara memperingati “Hari Kartini”.
Nama Kartini, sudah tidak absurd lagi. Bahkan dalam kehidupan kini ini telah terpatri suatu sikap, khususnya perilaku para Ibu, perilaku para cukup umur dan pemudi putri, yang mencerminkan impian luhur ibu Kita Kartini.
Sebagai perempuan yang tentu tidak sanggup meninggalkan kodratnya sebagai perempuan, maka kini kian tampak bahwa dalam mendudukkan dirinya sebagai sesama p0juang bangsa, telah sanggup menenmpatkan diri perempuan Indonesia sebagai p0juang yang tidak ingin dikatakan nomor dua terhadap para kaum laki-laki.
Dalam menjalankan kiprah sehari-hari supaya Allah SWT senantiasa bersama kita. Masih banyak yang harus kita lakukan. Masih banyak yang belum selesai. Selamat berjuang, selamat menjalankan kiprah , hingga tercapai keluarga yang bahagia, keluarga sejahtera di atas ridla Allah SWT. Amin..
Hadirin sekalian, demikian sambutan dari kami, mohon maaf bila ada tutur kata kami yang kurang berkenan di hati hadirin sekalian.
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Sumber http://agungagmi.blogspot.com
Yang kami hormati para Bapak Ketua RW...
Bapak-bapak Ketua RT...
Rekan-rekan cukup umur dan cowok se-wilayah...
Hadirin dan hadirat yang mulia,
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Selamat sejahtera dan berbahagia juga kami sampaikan kepada hadirin dan hadirat yang beragama selain Islam.
Pada pagi yang berbahagia ini marilah kita bersama sejenak merenung dan berdoa, supaya kita yang hingga pagi ini masih dikaruniai kebahagiaan oleh Tuhan yang Maha Kuasa, diberi kekuatan untuk bersyukur senantiasa, atas rahmat dan hidayah dari Tuhan yang Maha Kuasa. Rasa syukur itu marilah kita buktikan dengan tetap menjalankan kewajiban dan tetap menjauhi larangan Allah Tuhan Yang Maha Adil.
Selanjutnya pada pagi yang berbahagia ini, hendaknya kita juga brsyukur atas kesempatan yang telah diberikan oleh Allah Tuhan yang Maha Kasih, yang dengan rahmat-Nya pula kita sanggup bahu-membahu mengadakan upacara memperingati “Hari Kartini”.
Nama Kartini, sudah tidak absurd lagi. Bahkan dalam kehidupan kini ini telah terpatri suatu sikap, khususnya perilaku para Ibu, perilaku para cukup umur dan pemudi putri, yang mencerminkan impian luhur ibu Kita Kartini.
Sebagai perempuan yang tentu tidak sanggup meninggalkan kodratnya sebagai perempuan, maka kini kian tampak bahwa dalam mendudukkan dirinya sebagai sesama p0juang bangsa, telah sanggup menenmpatkan diri perempuan Indonesia sebagai p0juang yang tidak ingin dikatakan nomor dua terhadap para kaum laki-laki.
Dalam menjalankan kiprah sehari-hari supaya Allah SWT senantiasa bersama kita. Masih banyak yang harus kita lakukan. Masih banyak yang belum selesai. Selamat berjuang, selamat menjalankan kiprah , hingga tercapai keluarga yang bahagia, keluarga sejahtera di atas ridla Allah SWT. Amin..
Hadirin sekalian, demikian sambutan dari kami, mohon maaf bila ada tutur kata kami yang kurang berkenan di hati hadirin sekalian.
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Sumber http://agungagmi.blogspot.com
0 Response to "Pidato Memperingati Hari Kartini"
Posting Komentar