Cara Menciptakan Resensi Novel
Secara umum resensi sanggup diartikan mengulas suatu karya. Agar resensi novel terlihat bagus, pemahaman terhadap novel yang akan diresensi harus memadai. Dengan meresensi suatu novel maka kita akan memahami isi novel secara menyeluruh. Adapun langkah-langkah untuk menciptakan resensi novel yakni sebagai berikut :
1. Membuat Identitas Novel
Dalam menciptakan identitas novel, hal-hal yang perlu diperhatikan yakni : ukuran novel, jenis kertas yang digunakan, jumlah halaman, penerbit, tahun terbit, cetakan, dan harga novel tersebut. Informasi ini biasanya terdapat di lembaran-lembaran perama novel tersebut
2. Membuat Sinopsis Novel
Untuk menciptakan sinopsis novel tentunya kita harus membaca novel tersebut terlebih dahulu. Adapun cara menciptakan sinopsisnya bisa dilakukan dengan cara menganalisis cuilan demi cuilan dalam novel, atau bisa juga menurut alur/plot dalam novel tersebut. Atau bisa juga mencari sinopsis novel tersebut di internet.
3. Menganalisa Unsur-Unsur Intrinsik Novel
Unsur-unsur intrinsik novel yang harus diperhatikan yakni :
a. Tema, dari sinopsis novel yang dibentuk seharusnya kita sudah bisa memilih tema novel tersebut. Tema merupakan fondasi dalam sebuah karya, apakah ia berbentuk romantis (mengisahkan dongeng percintaan mulai awal hingga selesai cerita), komedi (mengisahkan dongeng yang ringan dengan gaya humor), religi (mengisahkan dongeng dari sudut pandang religi), horor (mengisahkan dongeng seputar makhluk mistik dengan kesan menyeramkan dan mencekam), misteri (mengisahkan dongeng dengan menyelipkan teka-teki di dalamnya), atau inspiratif (mengisahkan dongeng yang bisa menawarkan wangsit bagi pembacanya).
b. Alur, rangkaian dongeng dalam suatu novel. Bentuknya antara lain maju (rangkaian dongeng dari masa sekarang ke masa yang akan datang), sorot balik (rangkaian dongeng dari masa lampu ke masa kini), adonan (rangkaian dongeng pada masa sekarang dan masa lampau), bersahabat (rangkaian dongeng dari peritiwa yang tidak bisa dipisahkan), longgar (rangkaian cerita yang memungkinkan untuk memisahkan kejadian yang terjadi di dalammnya), tunggal (rangkaian dongeng satu episode kehidupan), ganda (rangkaian cerita lebih dari satu episode kehidupan), atau menanjak (rangkaian dongeng terus menaik hingga selesai cerita)
c. Penokohan, menggambarkan abjad dari para tokoh dalam cerita.
d. Latar, merupakan keterangan ihwal waktu, ruang, dan suasana terjadinya cerita. Jenisnya antara lain waktu (pagi hari, siang hari, sore hari, malam hari, di zaman dulu, dimasa deppan, dan lain sebagainya.), kawasan (Didalam bangunan tua, di sebuah gedung, di lautan, didalam hutan, di sekolah, di sebuah pesawat, di ruang angkasa, dan lain sebagainya.), dan suasana (saat sedih, gembira, lelah, dan lain sebagainya)
e. Sudut pandang, cara pengarang menempatkan dirinya dalam dongeng yang dikarangnya. Jenisnya antara lain Sudut pandang orang pertama sebagai pelaku utama (menggunakan kata ganti menyerupai Aku ataupun Saya pada tokoh utama cerita), Sudut pandang orang pertama sebagai pelaku sampingan (seolah-olah si tokoh utama yang bercerita, akan tetapi posisinya dalam dongeng bukanlah sebagai tokoh utama), Sudut pandang orang ketiga serba tahu (umumnya memakai kata ganti menyerupai ia, ia atau nama dari pelaku yang ada dalam dongeng ), Sudut pandang orang ketiga pengamat ( pengarang menggambarkan apa yang dilihat, didengar, yang dialami dan yang dirasakan oleh tokoh utama dalam cerita, akan tetapi hal tersebut sangat terbatas hanya pada seorang tokoh saja)
f. Gaya bahasa, cara bertutur pengarang dalam karya yang dibuatnya. Untuk memahami gaya bahasa pengarang, kita harus mempunyai pemahaaman ihwal jenis-jenis gaya bahasa.
g. Amanat, Pesan moral yang ingin disampaikan pengarang kepada pembaca berupa nilai- nilai luhur yang sanggup dijadikan tumpuan atau teladan.
4. Menganalisa Unsur-Unsur Ekstrinsik Novel
Adapun yang menjadi titik perhatian dalam unsur-unsur ekstrinsik anatara lain, latar belakang penulis, nilai yang terkandung di dalam cerita, situasi masyarakat ketika novel dibuat.
5. Menguraikan Kelebihan dan Kekurangan Novel
Setiap novel mempunyai kelebihan dan kekrurangan di mata pembacanya, oleh alasannya yakni itu ungkapkanlah kelebihan dan kekurangan novel yang diresensi secara jujur dan bersifat membangun.
Dari Berbagai Sumber
Sumber http://ikhtisarmateri.blogspot.com

0 Response to "Cara Menciptakan Resensi Novel"
Posting Komentar